Step-by-Step Instructions : Creating Custom T-Shirts

Top view hand painting t-shirt still life

 

Ada nodanya, sobek, penuh lubang tetapi sepertinya kamu tidak bisa membuangnya. Bagi banyak dari kita, kaos favorit adalah cara untuk mengekspresikan siapa diri kita. (Dan bagi yang lain, itu adalah iklan gratis!) Namun bagaimana cara Custom T-Shirts yang sesuai dengan semua kebutuhan? 

 

Apakah kamu mempunyai ide kaos menarik atau mempunyai design yang menarik hingga orang-orang akan menyukainya? Apakah kamu mencari cara alternatif untuk mempromosikan bisnis atau mendapatkan penghasilan sampingan dengan merchandise? Ingin memperingati acara spesial, seperti reuni keluarga atau pesta lajang?

 

Apapun alasan kamu, dasar-dasar desain T-shirt tetap sama; yang terpenting adalah ide dan design apa yang kamu buat terhadap mereka. Mendesain kaos kustom adalah proses yang kreatif dan memerlukan perencanaan yang baik untuk menciptakan hasil yang memuaskan. Proses itu sendiri melibatkan beberapa langkah yang mencakup konseptualisasi, desain grafis, dan pemilihan bahan. Berikut adalah langkah-langkah dan hal-hal yang harus kamu tahu sebelum membuat t-shirt!

 

Mengetahui Kebutuhan
Apa pun alasannya Custom T-Shirts, itu selalu melibatkan sedikit branding. Jika kamu menggunakan T-shirt untuk tujuan promosi, branding adalah tujuan utama. Meskipun hanya sekedar fashion, tetap perlu memasukkan tema merek yang konsisten ke dalam semua produk kamu. Untuk penggunaan pribadi seperti memperingati suatu acara, misalnya ketika ingin memastikan desain kaos yang ingin kamu buat dikomunikasikan dengan jelas.

Jika kamu belum melakukannya, tuliskan daftar tema utama, gaya, dan ciri kepribadian yang ingin disampaikan pada merek dan kemeja. Apakah merek yang kamu punya bertemakan lucu atau serius? Tangguh atau konservatif? Mewah atau terjangkau? Desain kaos yang terfokus dapat menjawab semua pertanyaan ini secara sekilas.

Untuk mendapatkan desain yang paling efektif, alihkan preferensi pribadi kamu dan lebih mengandalkan data nyata yang dapat diukur. Siapa target klien/pelanggan? Ciri merek apa yang ingin mereka ajak berbisnis?

Contohnya hadiah dari sebuah promosi untuk para pelanggan. T-shirt yang kamu berikan adalah sesuatu yang diberikan secara gratis untuk menjaga agar merek kamu tetap diingat calon klien dan pelanggan, Ini biasanya berupa sesuatu yang diberikan pada konvensi, konferensi, atau acara promosi lainnya.

 

  • Penggunaan internal perusahaan
    Karyawan mendapatkan kemeja untuk solidaritas, penghargaan atau bahkan seragam perusahaan. Tujuannya serupa dengan hadiah promosi karena ada kebutuhan yang kuat akan branding. 
  • Merchandise
    T-shirt yang kamu buat bertujuan sebagai produk yang ingin kamu jual, jadi pastikan untuk mempertimbangkan gaya, daya jual, dan strategi bisnis. Kamu harus memahami posisi kaos yang akan kamu jual di pasar, jadi pertimbangkan untuk melakukan penelitian untuk mengetahui selera para calon pelanggan. Selera pribadi kamu adalah awal yang baik, tetapi ketika menyangkut penjualan kepada banyak orang, data yang dapat diukur selalu mengalahkan dugaan. 
  • Souvenir Acara
    Acara khusus memerlukan souvenir khusus, dan t-shirt selalu menjadi pilihan bagus. Opsi ini memiliki banyak tujuan yang sama dengan kaos untuk penggunaan internal perusahaan, seperti solidaritas dan apresiasi, namun untuk audiens yang lebih santai dan lebih luas.

    Terlepas dari penggunaannya, sebagian besar T-shirt bersifat promosi dalam beberapa hal. Bahkan jika kamu mendesain sebuah t-shirt sebagai merchandise, sertakan logo merek yang kamu punya sehingga orang tahu siapa yang membuat kaos tersebut dan apakah mereka menginginkan sesuatu yang serupa. Logo yang kamu punya harus memiliki kesan yang kuat, bahkan dominan, pada kaos.

    Terapkan kualitas dan kepintaran desain yang sama seperti yang kamu lakukan pada iklan papan reklame. Lebih dari sekedar pakaian, kaos memberikan eksposur setiap kali seseorang memakainya di depan umum.

    Setelah kamu sudah menentukan tujuan, kamu dapat memprioritaskan berbagai aspek desain kaos yang ingin kamu buat. Misalnya, fashion mungkin menjadi prioritas utama untuk kaos merchandise tetapi tidak untuk hadiah karyawan. Menyesuaikan desain dengan kebutuhan adalah hal yang penting.


Kualitas Dan Budget
Menentukan beberapa detail terlebih dahulu sehingga kamu dapat memfokuskan desain kamu dengan lebih baik: yaitu anggaran dan kuantitas. Berapa banyak yang dapat kamu belanjakan dan berapa banyak kaos yang dibutuhkan akan mempengaruhi desain kamu. Anggaran dan kuantitas akan membantu menentukan berapa banyak warna yang dapat digunakan. Tergantung pada metode pencetakan yang kamu pilih, warna tambahan mungkin memerlukan biaya lebih banyak. Jika anggaran kamu terbatas, cara terbaik untuk berhemat adalah dengan menghemat warna.

Jumlah kaos yang kamu butuhkan juga akan mempengaruhi metode pencetakan yang kamu pilih. Beberapa metode ideal untuk mencetak dalam jumlah besar. Yang lain memiliki biaya per baju lebih tinggi dan lebih baik untuk pesanan kecil. Sebelum mulai berpikir untuk mendesain atau mencetak, rencanakan anggaran dan kuantitas dengan tepat.

  • Bahan T-shirt
    Bahan yang digunakan untuk t-shirt sangat mempengaruhi kualitas dan kenyamanan. Bahan-bahan yang umum digunakan termasuk katun, poliester, dan campuran katun-poliester. Bahan berkualitas tinggi biasanya lebih mahal. Misalnya, t-shirt yang terbuat dari katun berkualitas baik mungkin lebih mahal daripada yang terbuat dari bahan yang lebih murah. Pilihlah bahan yang sesuai dengan anggaran, namun tetap mempertimbangkan kualitasnya.

    Katun adalah pilihan yang umum karena nyaman dipakai, menyerap keringat, dan tahan lama. Poliester dapat memberikan kekuatan dan daya tahan, serta memudahkan dalam perawatan, namun mungkin kurang nyaman dibandingkan dengan katun. 
  • Kontruksi
    Konstruksi t-shirt termasuk faktor seperti jahitan, ketebalan kain, dan pemilihan warna. Jahitan yang rapi dan kuat akan meningkatkan kekuatan t-shirt. Ketebalan kain yang tepat dapat mempengaruhi tampilan, kehangatan, dan daya tahan. Pemilihan warna yang tepat dan tahan lama penting untuk menjaga penampilan t-shirt dari waktu ke waktu. 
  • Kualitas Sablon atau Bordir
    Jika desain kaos kamu memiliki cetakan atau bordir, pastikan kualitasnya tinggi agar tahan lama dan tidak mudah pudar atau rusak.  
  • Proses Produksi
    Biaya produksi juga dapat bervariasi tergantung pada metode produksi, volume pesanan, dan kompleksitas desain. Produksi massal biasanya dapat menurunkan biaya per unit, tetapi ada biaya awal yang terkait dengan pengembangan desain, pembuatan cetakan, dan sebagainya. 
  • Pilihan Desain
    Desain yang lebih sederhana dan lebih sedikit warna mungkin lebih murah untuk diproduksi dibandingkan dengan desain yang rumit dan berwarna banyak. Perlu mempertimbangkan apakah ingin menggunakan sablon, bordir, atau teknik dekorasi lainnya, karena masing-masing memiliki biaya yang berbeda. 

Dalam memutuskan kualitas dan budget t-shirt, penting untuk mencari keseimbangan antara kualitas yang baik dan kepatuhan terhadap anggaran yang telah ditetapkan. Jangan mengorbankan kualitas yang baik hanya untuk menghemat biaya, karena kualitas yang rendah dapat berdampak pada kepuasan pelanggan dan citra merek kamu.


Ketahui Pilihan Pencetakan
Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat mencari metode pencetakan kaos terbaik. Biaya, penampilan, waktu produksi, bahan, semuanya penting. Semakin banyak kamu mengetahui tentang masing-masing metode, semakin mudah untuk kamu memutuskan mana yang terbaik. Mengetahui pilihan pencetakan yang tepat sangat penting saat membuat kaos, karena proses pencetakan secara langsung mempengaruhi kualitas, tampilan, dan daya tahan dari kaos. 

  • Screen Printing
    Ini adalah standar emas untuk pencetakan t-shirt. Printer membuat layar asli desain kamu (satu untuk setiap warna) sehingga dapat mencetak dalam jumlah besar. Ditambah dengan desain yang relatif sederhana dan warna-warna yang solid.

    Kelebihan: Standar percetakan yang andal. Terjangkau dan berkualitas tinggi. Ideal untuk pesanan besar di atas 20.
    Kekurangan: Layar baru diperlukan untuk setiap revisi warna atau desain baru (yang memakan biaya). Desain penuh warna akhirnya menjadi mahal. 
  • Vinyl Grafis
    Salah satu teknik dekorasi kaos yang semakin populer. Teknik ini melibatkan pemotongan desain dari lembaran vinyl (bahan plastik) dan menempelkannya ke permukaan kaos menggunakan panas dan tekanan. Vinyl grafis merupakan pilihan yang baik untuk kaos dengan desain yang sederhana hingga sedang, dan memberikan hasil yang tahan lama dan berkualitas.

    Kelebihan: Sangat tahan lama dan berkualitas tinggi. Ideal ketika kamu menginginkan desain kamu menonjol (secara harfiah).
    Kekurangan: Warna tambahan membutuhkan biaya lebih banyak, sehingga desain yang rumit menjadi mahal. Tidak bagus untuk pesanan besar. 
  • Printer Direct-To-Garment (Print-On-Demand)
    Pilihan yang lebih baru, pencetakan direct-to-garment (DTG), menggunakan pencetakan inkjet yang mencetak langsung pada kain. DTG printing adalah pilihan yang sangat baik untuk kaos dengan desain yang rumit dan warna-warna yang kompleks. Meskipun biaya percetakan mungkin lebih tinggi, keuntungan dalam hal fleksibilitas desain dan kualitas cetakan seringkali membuatnya menjadi pilihan yang unggul untuk banyak proyek.

    Kelebihan: Desain yang sangat dapat disesuaikan dengan detail maksimal dan pilihan warna yang luas.
    Kekurangan: Gunakan untuk batch kecil atau mungkin satu sampel. Semakin banyak kamu mencetak, semakin tidak layak. Tidak cocok untuk pakaian berwarna gelap. 
  • Melakukan Brainstorming Konsep Desain
    Dengan melakukan brainstorming, kamu dapat mengoptimalkan potensi kreatif tim, memunculkan ide-ide baru, dan memastikan bahwa desain kaos yang dihasilkan mencerminkan visi dan tujuan yang diinginkan. 
  • Tipe T-shirt
    Pikirkan tentang para calon pelanggan dan tujuan yang diinginkan sebelum memutuskan jenis kaos yang tepat. Crop top yang terbuka mungkin bukan promosi terbaik untuk sebuah firma hukum.

    Saat mulai membuat sketsa ide desain kaos, pastikan ide tersebut dapat diterjemahkan ke dalam ukuran sebenarnya. Saat mendesain T-shirt, gunakan kanvas berukuran 18” x 18” dan letakkan desain secara fisik di atas kemeja. Itu tidak berarti kamu harus mengisi seluruh ruang (seperti jika kamu membuatnya minimalis dengan logo kecil), namun kanvas berukuran realistis akan membantu mendapatkan proporsi yang tepat.

    Setelah memiliki desain, pertimbangkan tampilannya pada ukuran kemeja yang lebih besar dan lebih kecil. Jika kamu memilih proses sablon, ukuran yang berbeda mungkin memerlukan layar yang berbeda, yang berarti biaya tambahan. 


  • Style Dan Imajinasi
    Pada tahap ini, kamu harus mengandalkan naluri kreatif dan artistik untuk mengkomunikasikan pesan yang ingin disampaikan.Apa merek brand kamu? Siapa pasar kamu? Mengapa kamu mendesain dan membuat t-shirt? Gabungkan semua itu, dan kamu sudah siap untuk mulai mendesain T-shirt yang sesuai dengan kebutuhan. 
  • Tipografi
    Font yang dipilih mengungkapkan banyak hal tentang merek brand kamu. Font serif atau font script terlihat lebih klasik. Font Sans-serif membuat desain lebih modern. T-shirt menawarkan kesempatan untuk bermain-main dengan font tampilan yang menyenangkan dan gila, namun tetap mempertimbangkan keterbacaan. Jika kata-kata di baju penting untuk menyampaikan pesan kamu, pastikan kata-kata tersebut tidak dibayangi oleh tipografi yang berputar-putar, kumuh, dan gila. 
  • Pilihan Warna Design
    Elemen desain yang paling baik dalam mengkomunikasikan kepribadian secara instan adalah warna. Setiap corak, rona, dan rona membangkitkan emosi, bertindak sebagai jalan pintas untuk menggambarkan sesuatu tentang merek brand secara sekilas.

    Desain kaos memiliki dua rangkaian warna yang perlu diperhatikan: warna kain dan warna cetakan. Untuk memastikan keduanya saling melengkapi, selalu gunakan warna kain sebagai latar belakang ide desain kamu. (Perhatikan juga bahwa kanvas berwarna dapat berdampak pada tampilan tinta, jadi pastikan membicarakannya dengan printer yang kamu pilih!)

    Karena cara kerja tinta t-shirt, pencetakan warna bisa menjadi sedikit rumit. Cara paling murah untuk mencetak desain adalah dengan memperkirakan warnanya. Ketahuilah bahwa “teal” Anda mungkin tidak cocok dengan “teal” printer.

    Pencocokan warna yang tepat dapat dilakukan dengan nilai warna Pantone atau tinta CMYK campuran khusus tetapi harganya lebih mahal. Nilai warna Pantone menggunakan warna tinta yang telah ditentukan sebelumnya dan tepat yang dapat dibeli oleh printer. Percetakan CMYK menciptakan hampir semua warna dengan menggabungkan tinta Cyan, Magenta, Yellow dan Key (hitam). 

Mencari Desainer Yang Tepat
Menemukan desainer yang tepat saat membuat t-shirt kustom adalah kunci untuk memastikan bahwa hasil akhir sesuai dengan visi & misi kamu, dan memenuhi harapan kamu. Jadi, menemukan desainer yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa pembuatan t-shirt kamu memiliki tampilan yang sesuai dengan keinginan kamu dan memiliki daya tarik bagi target audiens.

 

  • DIY
    DIY, singkatan dari “Do It Yourself”, adalah praktik di mana seseorang membuat, memperbaiki, atau memodifikasi sesuatu sendiri daripada membelinya secara komersial atau menggunakan jasa profesional. Saat membuat kustom t-shirt secara DIY, kamu mengambil alih proses desain dan produksi kaos secara mandiri, seringkali dengan menggunakan alat dan bahan yang tersedia di rumah atau dengan memanfaatkan layanan cetak digital yang tersedia secara online.

    Membuat kaos kustom secara DIY bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memuaskan, terutama jika kamu sendiri menikmati kreativitas dan kerajinan tangan. Ini juga memberi kesempatan untuk mengekspresikan diri secara unik melalui pakaian yang kamu akan kenakan. 
  • Desainer Pro
    Berkolaborasi dengan seorang freelancer bisa jadi rumit tetapi juga sangat menyenangkan. Lakukan yang terbaik untuk menemukan desainer yang berpikiran dan memahami apa yang kamu cari. Pertimbangkan kepribadian desainer, gaya desain, dan keahliannya. Dengan salah satu layanan desain EXILO, kamu dapat menyewa seorang desainer profesional yang sudah jelas mempunyai keterampilan dan juga kepribadian yang bagus.

    Setelah menemukan desainer yang sudah cocok dihati, kamu harus mengkomunikasikan visi & misi dengan jelas. Ceritakan kepada mereka tentang ide desain, pesan, dan audiens yang kamu ingin tuju. Cantumkan detail mengenai warna, logo, gaya visual, jenis kaos, dan spesifikasi pencetakan. Kirimi mereka gambar desain yang sesuai dengan gaya yang dicari. Beri mereka semua yang perlu mereka ketahui sehingga kamu bisa mendapatkan desain kaos yang sempurna. 

Mengevaluasi Desain
Saat mengevaluasi desain yang kamu punya, pikirkan bagaimana desain tersebut selaras dengan tujuan kamu. Dan jangan lupa tentang persyaratan pemasaran dan teknis. Akankah desain kamu cocok dengan pasaran? Apakah jumlah warna sesuai anggaran? Apakah pesannya benar? Komunikasikan masukan kamu dengan jelas kepada desainer yang kamu pilih untuk memastikan versi berikutnya terlihat lebih baik.

Kemudian, pastikan untuk menjalankannya oleh para tim atau orang-orang yang memiliki hubungan apa pun dengan apa yang kamu lakukan. Pertimbangkan pertanyaan seperti ‘’Apa pesan utama yang kamu dapatkan saat melihat kaos ini?’’, ‘’Apakah desain di kaos ini cocok dengan (sesuai tema yang ingin kamu tuju)?” kepada mereka. Jawaban mereka atas pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu kamu menentukan apakah t-shirt tersebut menyampaikan apa yang kamu inginkan. Jika tidak, kembalilah ke papan gambar dan cari tahu apa yang bisa kamu rubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×