Green Tech in Printing and Digital

Save the planet concept with people and earth

 

Dalam lanskap global saat ini, keberlanjutan telah menjadi area fokus penting di berbagai industri, termasuk digital dan percetakan. Ketika dunia usaha berusaha meminimalkan dampak lingkungan dan memenuhi tuntutan konsumen yang sadar lingkungan, penerapan praktik berkelanjutan dalam industri digital dan percetakan menjadi suatu keharusan. Artikel ini mengeksplorasi pentingnya keberlanjutan dan praktik ramah lingkungan di sektor digital dan percetakan, menyoroti strategi dan inisiatif utama yang mendorong perubahan positif.

 

Teknologi Eco-Friendly Printing
Teknologi pencetakan ramah lingkungan menjadi semakin penting seiring dengan upaya bisnis dan individu untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan.

  • Tinta Berbasis Air : Berbeda dengan tinta berbahan dasar pelarut tradisional, tinta berbahan dasar air tidak terlalu berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Produk ini mengandung lebih sedikit senyawa organik yang mudah menguap (VOC) dan mengeluarkan lebih sedikit bahan kimia berbahaya selama proses pencetakan.

    Mereka sebagian besar terdiri dari resin akrilik atau campuran hibrida dari resin akrilik dan poliuretan. Tinta berbahan dasar air lebih menembus kain dibandingkan plastisol dan akan selalu memberikan hasil cetak yang lebih lembut karena sebagian besar tinta terdiri dari resin lembut dan air yang menguap selama proses pengawetan.

    Tantangan utama saat mempelajari sablon dengan tinta berbahan dasar air adalah bagaimana mengontrol penguapan air saat tinta berada di layar selama proses produksi atau pengembangan sampel pencetakan. Mempelajari cara mengontrol tinta berbahan dasar air agar tidak mengering di layar bukanlah hal yang mustahil, hanya saja berbeda. Dengan kata lain, tidak akan bisa mengolah tinta berbahan dasar air seperti plastisol. Tinta berbahan dasar air perlu diperlakukan berbeda.

  • Tinta UV-Curable : Menawarkan beberapa manfaat bagi lingkungan, tinta yang dapat diawetkan dengan sinar UV melekat dengan baik pada berbagai media, termasuk kertas, plastik, dan logam, sehingga meminimalkan limbah tinta selama proses pencetakan. Karena tinta langsung kering setelah terkena sinar UV, tidak ada risiko luntur atau tercoreng, sehingga mengurangi kemungkinan pencetakan ulang karena kesalahan. Selain itu, tinta yang dapat diawetkan dengan sinar UV dapat diformulasikan agar lebih tahan lama dan tahan pudar, memastikan bahan cetakan memiliki masa pakai lebih lama dan mengurangi kebutuhan akan pencetakan ulang atau penggantian.

  • Tinta Berbasis-Bio & Vegetable-Based : Tinta berbahan dasar bio dan nabati berasal dari sumber daya terbarukan seperti kedelai, biji rami, atau minyak jagung. Tinta ini menawarkan alternatif berkelanjutan terhadap tinta berbahan dasar minyak bumi dan berkontribusi menurunkan emisi karbon selama proses pencetakan. Bisa menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan tinta tradisional berbahan dasar petroleum.

    Tinta berbahan dasar bio dan nabati umumnya lebih mudah terurai secara hayati dibandingkan tinta berbahan dasar petroleum (minyak bumi) yang mengandung bahan kimia sintetis dan aditif. Artinya, ketika bahan cetakan mencapai akhir masa pakainya, bahan tersebut kemungkinan besar akan terurai secara alami di lingkungan, sehingga mengurangi akumulasi polutan yang persisten di tempat pembuangan sampah dan ekosistem.

 

Sustainable Materials
Bahan yang bersifat sustainable adalah bahan-bahan yang diproduksi, digunakan, dan dibuang dengan cara yang meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan memaksimalkan manfaat sosial dan ekonomi. Bahan-bahan ini diperoleh, diproduksi, dan dikelola dengan cara yang melestarikan sumber daya alam, mengurangi limbah dan polusi, serta mendorong keadilan sosial dan kelangsungan ekonomi.

  • Kertas dan Substrat Daur Ulang : Kertas dan substrat daur ulang mengacu pada bahan yang diproduksi menggunakan bahan daur ulang, bukan hanya mengandalkan serat murni atau bahan mentah.

    Memproduksi kertas daur ulang mengkonsumsi lebih sedikit energi dibandingkan dengan memproduksi kertas dari pulp murni, sehingga menghasilkan emisi gas rumah kaca dan dampak lingkungan yang lebih rendah. Kertas daur ulang membantu melestarikan sumber daya alam seperti pohon, air, dan energi. Hal ini mengurangi permintaan pulp murni, yang memerlukan penebangan pohon dan menghabiskan banyak air dan energi dalam proses produksinya.

    Substrat daur ulang mencakup berbagai bahan yang digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk kemasan, papan tanda, label, dan materi promosi. Substrat ini diproduksi menggunakan bahan daur ulang seperti kertas, karton, plastik, kaca, logam, dan tekstil. Substrat yang didaur ulang dapat dihasilkan dari limbah pasca-konsumen, produk sampingan industri, atau bahan reklamasi yang dikumpulkan dari program daur ulang. Substrat yang bersirkulasi membantu mengalihkan sampah dari tempat pembuangan sampah, mendukung prinsip ekonomi sirkular, dan berkontribusi pada sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

  • Bahan Biodegradable dan Kompos : Bahan yang dapat terurai secara hayati dan dapat dibuat kompos menawarkan alternatif ramah lingkungan dibandingkan plastik dan kemasan tradisional. Printer dapat mengeksplorasi film kemasan yang dapat dibuat kompos, tinta yang dapat terbiodegradasi, dan perekat berkelanjutan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung prinsip ekonomi sirkular.

    Penggunaan bahan-bahan yang dapat terbiodegradasi dan dapat dibuat kompos dalam industri digital dan percetakan akan mendorong inovasi dan diferensiasi pasar. Printer yang berinvestasi pada praktik dan teknologi berkelanjutan dapat membedakan dirinya dari pesaing dan menarik klien yang sadar lingkungan dan memprioritaskan keberlanjutan dalam keputusan pembelian mereka.


Certification and Compliance
Sertifikasi dan kepatuhan terhadap standar ramah lingkungan memainkan peran penting dalam memastikan bahwa bisnis dan produk mematuhi prinsip-prinsip kelestarian lingkungan. Dengan memperoleh sertifikasi dan mematuhi standar ramah lingkungan, dunia usaha menunjukkan komitmen mereka terhadap kelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan praktik bisnis yang etis. Program sertifikasi dan persyaratan kepatuhan membantu meningkatkan kesadaran tentang isu-isu lingkungan, mendorong inovasi dalam teknologi berkelanjutan, dan mendorong transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil.

  • Sertifikasi Linkungan : Dengan memperoleh sertifikasi dan mematuhi standar ramah lingkungan, dunia usaha menunjukkan komitmen mereka terhadap kelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan praktik bisnis yang etis. Program sertifikasi dan persyaratan kepatuhan membantu meningkatkan kesadaran tentang isu-isu lingkungan, mendorong inovasi dalam teknologi berkelanjutan, dan mendorong transisi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan adil.

    Memperoleh sertifikasi lingkungan seperti ISO 14001 menunjukkan komitmen terhadap praktik berkelanjutan dan kepatuhan terhadap standar peraturan. Penyedia percetakan dapat menunjukkan kredibilitas lingkungan mereka kepada pelanggan dan pemangku kepentingan, sehingga menumbuhkan kepercayaan dan transparansi dalam operasi mereka.

  • Kepatuhan terhadap peraturan : Kepatuhan terhadap peraturan mengenai lingkungan ramah lingkungan sangat penting untuk mencapai kelestarian lingkungan, melindungi kesehatan masyarakat, dan menjaga ekosistem alam. Dunia usaha, industri, pemerintah, dan pemangku kepentingan masyarakat sipil harus berkolaborasi untuk menerapkan kerangka peraturan yang efektif, menegakkan undang-undang lingkungan hidup, dan mendorong pengelolaan sumber daya bumi secara bertanggung jawab. Mematuhi peraturan lingkungan hidup dan standar industri sangat penting untuk memastikan kepatuhan dan memitigasi risiko lingkungan. Percetakan harus selalu mendapat informasi tentang persyaratan peraturan yang mengatur emisi udara, pengelolaan air limbah, dan penanganan bahan berbahaya untuk menjunjung tanggung jawab terhadap lingkungan.

 

Intinya praktik keberlanjutan dan ramah lingkungan mendorong perubahan positif dalam industri digital dan percetakan, membentuk cara bisnis beroperasi dan berinteraksi dengan pemangku kepentingan. Dengan memanfaatkan teknologi, bahan, dan proses yang berkelanjutan, penyedia percetakan dapat mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memenuhi ekspektasi konsumen yang sadar lingkungan yang terus berkembang. Ketika keberlanjutan semakin diutamakan, mengintegrasikan pertimbangan lingkungan ke dalam strategi bisnis akan menjadi penting untuk keberhasilan jangka panjang dan pengelolaan yang bertanggung jawab terhadap planet kita.

Dengan memprioritaskan tanggung jawab lingkungan dan menerapkan praktik berkelanjutan, industri ini dapat memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan lingkungan global dan membina masyarakat yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×